Copella Arnoldi - Ikan yang Bertelur di Luar Air


Alam memang penuh dengan hal-hal yang menakjubkan. Salah satunya adalah yang dilakukan oleh ikan kecil Copella Arnoldi ini
Copella Arnoldi merupakan ikan yang 'sudah muak' dengan ikan lainnya yang memakan telur-telur mereka. Jadi mereka memikirkan hal yang sangat cerdas untuk menghindari telur-telur mereka dimakan oleh ikan lain, yaitu dengan bertelur DI ATAS air, bukan di dalam air!

Mudah diucapkan daripada dilakukan ... Hal ini mengharuskan mereka untuk melompat keluar dari air, meletakkan telur pada sebuah permukaan di atas air, membuahi telur dan kemudian menjaganya tetap basah sampai menetas ... dengan memercikkan air ke telur secara teratur. Oleh karena itulah mereka sering disebut dengan nama Splashing Tetra.

Jadi, bagaimana mereka melakukan semua hal ini? Ketika betina mulai memproduksi telur, pejantan mulai merayunya, dan pada titik tertentu mereka pun berpasangan.

Pada titik ini, pejantan mulai melakukan "test melompat" ke beberapa objek, sebagian besar daun yang tumbuh di atas permukaan air. Mereka bisa melompat hingga 10 cm


Setelah tempat telah ditentukan, pejantan dan betina berdampingan tepat di bawah permukaan air. Dengan lembut mereka menggerak gerakkan tubuh mereka, berkomunikasi satu sama lain dan menyinkronkan lompatan yang akan mereka buat


Kemudian mereka melompat! Mereka berdua melompat keluar dari air, dan gambar ini jelas menunjukkan seberapa baik penyinkronan mereka ketika mereka melompat

Ketika mereka sampai ke permukaan di mana mereka akan meletakkan telur mereka, mereka akan menempel ke permukaan tersebut untuk beberapa saat. Sang betina bertelur sementara pejantan akan membuahi telur-telur tersebut
Setelah mereka selesai, mereka akan jatuh kembali ke dalam air
Mereka akan mengulangi ini sampai mereka telah meletakkan antara 50 hingga 100 telur.


Setelah semua telur diletakkan, disinilah ikan kecil ini mendapatkan julukan Splashing Tetra. Telur yang diletakkan di atas air harus tetap basah. Tugas menjaga telur diserahkan pada pejantan, yang membuat percikan untuk membasahi telur dengan ekornya setiap beberapa menit! Ya, ikan kecil ini memiliki dedikasi yang luar biasa dalam melakukan hal ini.

Dan setelah tiga sampai empat hari, telur menetas. Bayi-bayi ikan yang kecil ini mengawalii hidup mereka dengan terjun dari ketinggian sekitar 8 cm ke dalam air! Mengingat tubuh mereka hanya 0.3 mm panjangnya, maka jika kita bandingkan dengan manusia, itu berarti bahwa bayi yang baru lahir akan terjun dari ketinggian sekitar 145 meter ke air.

Bayi-bayi ikan yang sangat kecil ini kemudian akan bersembunyi di antara daun dan akar tanaman air

Comments

Popular posts from this blog

Potala, Istana 'Di Atas Awan' yang Sempat Menjadi Rumah Dalai Lama

Apa yang Menciptakan Angin? Berikut Penjelasan Ilmiahnya

Menguak Sisa Kerajaan Pananjung, Kuasa yang Hilang di Pangandaran